Rabu, 22 Oktober 2014

Trio Topologi jaringan yg sering digunakan

Tags

Pengertian topologi jaringan adalah suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 3 kategori utama seperti di bawah ini.
1.       Topologi bus
2.       Topologi bintang
3.       Topologi cincin
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. Semua Topologi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
ü  Topologi bus

Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya.
Kelebihan
Ø  Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Ø  Hemat kabel.
Ø  Layout kabel sederhana.
Kelemahan
Ø  bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Ø  Kepadatan pada jalur lalu lintas.
Ø  Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

ü  Topologi bintang

Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
Ø  Akses Kontrol terpusat.
Ø  Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
Ø   Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Ø  Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Ø  Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Ø  Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
Ø  Paling fleksibel.
Kekurangan
Ø  Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
Ø  Boros dalam pemakaian kabel.
Ø  HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
Ø  Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
Ø  Jaringan tergantung pada terminal pusat.
Ø  Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
Ø  Gambar susah.

Ø  Topologi cincin

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
Kelebihan
Ø  Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
Ø   Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
Ø  Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
Ø  Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
Ø  Hemat kabel
Ø  Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
Kelemahan
Ø  Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
Ø  Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
Ø  Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
Ø  Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbahng Topologi bintang
Ø  Dapat terjadi collision (tabrakan data)

Ø  Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles


EmoticonEmoticon